Bonsai dari Tunggul

 on Selasa, 10 Maret 2015  

Catatan Ringan.  Untuk membuat sebuah bonsai dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menanamnya dari biji, stek, cangkok atau menggali dari alam yang lebih dikenal dengan bonsai tunggul (dongkelan).  Bonsai tunggul memiliki kelebihan antara lain tidak memerlukan waktu yang lama untuk menjadikannya bonsai.
 
Membuat bonsai dari bahan galian alam ini selain waktu yang singkat untuk menjadikannnya bonsai juga terkadang memiliki bentuk yang unik dan menarik yang susah ditiru, karena sudah ditempa oleh bentukan alam.  Ada juga beberapa kekurangan dari bonsai tunggul antara lain gaya bonsainya harus kita sesuaikan dengan bentuk dasar tunggulnya, selain itu ekspolasi bonsai tunggul yang tidak terkendali berpotensi merusak lingkungan hidup kita, diperlukan kearifan kita dalam menggali potensi bonsai dari alam liar ini.
 
Tidak semua tunggul dapat dijadikan bonsai, diperlukan kejelian kita untuk melihat bentuk dasarnya dan memahami jenis tanaman apa saja yang dapat dijadikan bonsai.  Tunggul yang baik dijadikan bakal bonsai memeiliki ciri-ciri:
  • Jenis tanaman keras dan berkayu keras.
  • Memiliki cabang yang penuh dengan ranting dan daun yang berada dekat dengan batang.
  • Batang yang bengkok lebih memiliki nilai senio dari pada batang yang lurus saja.
  • Pangkal batang besar dan mengecil ke atasnya.

 

Beberapa tanaman yang sering diambil tunggulnya menjadi bakal bonsai berikut nama latinnya, antara lain:

  • Azalea (Rhododendron sp)
  • Cemara duri (Juniperus rigida)
  • Cemara papua (Cupresus papuanus)
  • Cemara buaya (Juniperus horizontalis)
  • Sisir atau kaliage (Triphasia trifoliata)
  • Pilang (Acacia leucophleoa)
  • Kawista Batu (Feronia lucida)
  • Landepan (Barleria prionitis)
  • Asam kranji (Dialium indium)
  • Asam jawa (Tamarindus indica)
  • Ulmus (Ulmus tracaefolia)
  • Serut (Streblus asper)
  • Pinus (Pinus merkusii)
  • Sianto atau dewa ndaru (Eugenia uniflora)
  • Beringin (Ficus benyamina)
  • Delima (Punica granatum)
  • Anting putri (Wrightia religiosa)
  • Asam londo (Pithecelobium dulce)
  • Wahong (Premna mycrophylla)
  • Santigi (Phempis acidula)
  • Rukem (Flacourtia indica)
  • Mustam (Dyospiros montana)
  • Loa (Ficus glomerata)
  • Cemara cina (Juniperus chinensis)
  • Kimeng (Ficus microcarpa)
bonsai dari galian alam atau tunggul
Bonsai dari Tunggul 4.5 5 Share Selasa, 10 Maret 2015 Catatan Ringan.  Untuk membuat sebuah bonsai dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menanamnya dari biji, stek, cangkok atau menggali da...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © Catatan Ringan. All Rights Reserved.